Ajang kejuaraan dunia Dota 2 paling bergengsi, The International 2026 (TI 2026), sukses mencetak rekor fantastis bahkan sebelum kompetisi resmi dimulai. Tiket babak utama yang dijadwalkan berlangsung di Shanghai, China, dilaporkan ludes terjual hanya dalam hitungan menit setelah pembukaan resmi sesi penjualan. Fenomena ini sekali lagi membuktikan bahwa pesona TI tetap menjadi magnet terbesar yang paling dinanti oleh komunitas gamer global.
Kecepatan ludesnya tiket tersebut langsung dikonversi menjadi keuntungan finansial yang sangat masif bagi pihak penyelenggara. Penjualan kilat ini berhasil meraup pendapatan kotor hingga hampir mencapai $10 juta USD (atau setara dengan lebih dari Rp160 miliar) hanya dalam waktu singkat. Angka fantastis ini menjadi indikator nyata betapa tingginya antusiasme serta loyalitas para penggemar setia Dota 2 di seluruh dunia untuk menyaksikan turnamen kasta tertinggi tersebut secara langsung.

Tingginya permintaan pasar yang luar biasa ini sayangnya juga menyisakan kekecewaan bagi sebagian besar komunitas. Ribuan penggemar yang telat hitungan detik terpaksa harus gigit jari karena kehabisan kuota kursi di arena. Kini, gelombang harapan dari fans yang belum beruntung mulai bermunculan di media sosial, mendesak pihak panitia untuk mempertimbangkan adanya opsi penjualan tiket gelombang tambahan demi bisa meramaikan venue.
Skena kompetitif di China memang selalu dikenal memiliki basis penggemar yang sangat militan dan masif sejak era klasik Dota 2 dimulai. Kembali ditunjuknya Shanghai sebagai tuan rumah edisi TI15 kali ini dinilai sebagai langkah strategis yang sangat tepat untuk membangkitkan kembali atmosfer magis turnamen yang sempat meredup pada beberapa edisi sebelumnya di region lain.

Dengan tensi persaingan yang sudah memanas sejak babak kualifikasi regional, atmosfer di Shanghai diprediksi akan menjadi salah satu yang paling membara dalam sejarah kompetisi esports. Kini, perhatian dunia tertuju pada persiapan tim-tim terbaik yang tengah bertarung memperebutkan tiket tersisa, demi bisa tampil di hadapan ribuan pasang mata yang siap menggetarkan stadion di Shanghai nanti.