G2 Esports secara resmi mengumumkan perpanjangan kontrak untuk bot laner andalan mereka, Steven “Hans Sama” Liv. Pemain bintang asal Prancis berusia 25 tahun tersebut telah menyetujui kesepakatan baru yang akan membuatnya tetap berseragam G2 hingga akhir musim 2028. Kesepakatan ini menambah durasi sekitar dua tahun dari jadwal akhir kontrak lamanya, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu pilar utama yang tidak akan pergi ke mana-mana dalam waktu dekat.
Hans Sama pertama kali bergabung dengan skuad G2 Esports menjelang bergulirnya musim kompetisi 2023. Berdasarkan data resmi dari League of Legends Global Contract Database, kontrak lamanya sebenarnya baru akan kedaluwarsa pada tanggal 16 November 2026. Dengan adanya penandatanganan komitmen baru hingga tahun 2028 ini, Hans Sama resmi memegang salah satu kontrak jangka panjang paling substansial dan langka di kancah kompetitif profesional League of Legends.

Langkah perpanjangan kontrak Hans Sama ini tidak berdiri sendiri dalam rencana besar organisasi. Sebelumnya pada tahun 2026, rekan setimnya yang berposisi sebagai jungler, SkewMond, juga telah lebih dulu memperbarui masa baktinya hingga tahun 2028. Dengan mengunci dua pemain kunci ini untuk masa depan yang dapat diprediksi, manajemen G2 Esports menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun stabilitas tim yang kuat guna mendominasi kompetisi.
G2 Esports tampaknya benar-benar ingin mempertahankan fondasi skuad terbaik mereka demi menjaga konsistensi prestasi. Selain keberhasilan mengamankan tanda tangan Hans Sama dan SkewMond, beberapa pemain inti G2 lainnya juga dikabarkan tengah masuk dalam agenda penting manajemen. Top laner BrokenBlade serta sang support Labrov dilaporkan sedang berada dalam tahap diskusi intensif mengenai masa depan kontrak mereka bersama tim.

Lahir pada tanggal 2 September 1999, Hans Sama telah menjadi figur ikonik sekaligus veteran yang sangat dihormati di kancah profesional League of Legends selama hampir satu dekade. Pemain asal Prancis ini membangun reputasi besarnya sebagai salah satu bot laner terbaik di Eropa jauh sebelum memutuskan pindah ke G2. Masa jabatannya yang sukses bersama G2 Esports sejauh ini kian memperkuat dan mengukuhkan posisinya di jajaran tertinggi pemain elit dunia.
Kesepakatan multi-tahun sampai 2028 ini tergolong sangat jarang terjadi di industri esports League of Legends, di mana mayoritas organisasi lebih memilih kontrak jangka pendek 1-2 tahun demi fleksibilitas. Langkah G2 ini membawa risiko tersendiri terkait potensi penurunan performa mekanik, mengingat atlet esports yang memasuki usia akhir 20-an sering kali kesulitan mempertahankan respons refleks mereka. Hans Sama sendiri akan menginjak usia 29 tahun saat kontrak masif ini habis nanti.