Usai finis sebagai runner-up MPL ID S17, ONIC memilih untuk ambil jeda pemulihan terlebih dulu sebelum lanjutkan langkah mereka ke ajang MSC EWC 2026 di Paris. Langkah ini diambil oleh tim kepelatihan demi menjaga kondisi fisik dan psikologis para pemain. Pelatih CW menegaskan bahwa tim tidak ingin membuat para pemain burn out akibat jadwal kompetisi yang padat, sehingga manajemen berikan waktu luang untuk beristirahat dan berkumpul bersama orang-orang terdekat.
“Untuk EWC kita gak akan biarkan anak-anak burn out. Kita kasih waktu, mau sama keluarga, mau sama teman, mau pacaran. Jadi biar kita baliknya bisa fresh lagi, terus kita bisa jalani aktivitas kita,” ujar CW terkait kebijakan libur pasca-turnamen tersebut. Meski saat ini sedang mengambil jeda kompetisi, skuad landak kuning dipastikan tidak akan main-main dalam menatap panggung dunia. Sang roamer andalan, Kiboy, menegaskan bahwa mereka akan segera melakukan persiapan yang jauh lebih matang.

Kekalahan telak dengan skor 1-4 dari Bigetron (BTR) di babak Grand Final kemarin pun disikapi dengan sangat sportif oleh para penggawa ONIC. Sang midlaner, Sanz, secara terbuka mengakui keunggulan sang lawan yang dinilainya tampil sangat konsisten dan luar biasa bagus sejak awal fase playoff. Bagi internal tim ONIC, performa impresif Robot Merah musim ini tidak dipandang sebagai tamparan, melainkan sebagai tolak ukur baru untuk membenahi kekurangan mereka sendiri.
Selaras dengan anak asuhnya, pelatih CW juga melihat ada banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dari permainan BTR di laga puncak kemarin. Dirinya menyoroti bagaimana sang juara baru mampu menyatukan visi bermain yang luar biasa rapi hingga sulit ditembus sepanjang laga. Menurut CW, Bigetron bermain terlalu solid sebagai satu kesatuan tim, dan aspek kekompakan tingkat tinggi itulah yang menjadi poin utama untuk dipelajari oleh ONIC menjelang keberangkatan mereka kelak.

Hasil minor di laga final ini sekaligus hentikan dominasi absolut ONIC yang pada dua musim sebelumnya sukses menjadi juara. Kendati gagal pertahankan trofi domestik, perjuangan berkelas Kairi dan kawan-kawan di tahun 2026 ini dipastikan masih belum berakhir. Berkat keberhasilan melaju hingga ke babak Grand Final MPL ID Season 17, ONIC tetap amankan tiket berharga untuk tampil di MSC EWC 2026 di Paris, Prancis, guna mendampingi Bigetron sebagai perwakilan terbaik Indonesia.