Hampir Juara Worlds, Kenapa G2 Esports Mendominasi Tahun 2019? Ini Kata Caps
Musim esports League of Legends tahun 2019 adalah waktu yang penuh kejutan bagi penikmat esports MOBA tersebut. Setelah bertahun-tahun menyaksikan dominasi Korea Selatan, pergeseran menuju era kekuasaan tim Tiongkok dimulai pasca kemenangan Invictus Gaming di tahun 2018, namun dalam proses pergeseran ini, satu tim barat...
Dapat Tawaran Main di LEC 2025, Kenapa Jankos Lebih Memilih ke NLC?
Northern League of Legends Championship atau NLC tahun 2025 menjadi liga yang sangat mengejutkan menyusul kedatangan beberapa pemain baru. Tidak hanya Los Ratones yang punya andil mendongkrak jumlah penonton liga kasta dua itu, tetapi juga datangnya pemain senior yang masih piawai bertanding di liga LEC,...
Tidak Mau Kalah, Tim NLC Lain Juga Datangkan Pemain Senior dan Streamer
Liga kasta dua League of Legends di daerah Eropa, Northern League of Legends Championship atau yang lebih akrab disebut NLC akan menjadi liga yang patut disaksiksan di musim 2025. Pasalnya, liga ini akan diramaikan oleh Los Ratones, tim buatan figur terbesar komunitas League of Legends...
Kenapa Banyak Mantan Pemain Pro LEC Hijrah ke NLC?
Diungkapnya tim Los Ratones berisi kombinasi antara pemain pro dan streamer kondang menaruh banyak perhatian di liga di mana mereka akan bertanding, yaitu Northern League of Legends Championship atau yang lebih akrab disebut NLC. Sebagai catatan, tim buatan Marc “Caedrel” Lamont ini berisi pemain papan...
FEATURED
Dominasi Jungle Bergeser: Rangkuman Update Strategis Patch 26.2
Patch 26.2 hadir sebagai langkah penyeimbangan besar kedua di musim 2026, dengan fokus utama pada pendistribusian ulang kekuatan di area Jungle. Riot Games menyadari bahwa beberapa Champion bertipe Ability Power dan Tank terlalu mendominasi karena kemudahan mereka dalam menghabisi monster. Oleh karena itu, patch ini...
Faker Percaya Diri Bisa Menang Main League of Legends Melawan AI Elon Musk
Bintang League of Legends (LoL), Lee Sang-hyeok, yang juga dikenal sebagai Faker, menyatakan pada hari Kamis bahwa ia merasa percaya diri mengenai rencana pertandingan antara timnya, T1, melawan chatbot kecerdasan buatan (AI) milik Elon Musk, Grok, pada tahun depan. “Sangat positif melihat AI dan perusahaan...
Stay connected