Trending News

Blog Post

VCT Pacific Rilis Evaluasi Penggunaan Headset dan Protokol Audio Pasca Kickoff
Esports, VALORANT

VCT Pacific Rilis Evaluasi Penggunaan Headset dan Protokol Audio Pasca Kickoff 

Menanggapi berbagai masukan dari komunitas terkait integritas kompetitif selama turnamen Kickoff, pihak VCT Pacific akhirnya merilis pernyataan resmi mengenai hasil tinjauan internal mereka.

Dalam evaluasi tersebut, ditemukan dua kasus penggunaan headset yang tidak tepat yang melibatkan dua pemain profesional, yakni GEN Lakia saat melawan DFM (23 Januari) dan TS Sylvan saat menghadapi ZETA (5 Februari).

Meski rekaman menunjukkan adanya penggunaan peralatan yang tidak sesuai prosedur, pihak liga mengonfirmasi bahwa hal tersebut tidak dilakukan secara sengaja dan tidak ditemukan bukti adanya keuntungan kompetitif yang didapat pemain dari suara caster di venue.

Sebagai konsekuensi dari pelanggaran Pasal 2.3.7 mengenai Batasan Audio, kedua pemain tersebut telah dijatuhi Peringatan Tertulis. Pihak liga juga menegaskan bahwa pengulangan pelanggaran di masa mendatang akan berakibat pada sanksi disiplin yang lebih berat.

Langkah ini diambil bukan sekadar untuk menghukum, melainkan untuk mempertegas standar profesionalisme di panggung tertinggi esports VALORANT. Ke depannya, protokol pemantauan melalui POV pemain dan daftar periksa wasit akan diperketat demi memastikan setiap pemain mematuhi aturan penggunaan headset yang harus menutupi telinga sepenuhnya.

Selain masalah headset, VCT Pacific juga memberikan penjelasan mendalam mengenai sistem isolasi audio di panggung. Menggunakan sistem isolasi ganda yang menggabungkan In-Ear Monitor (IEM) dan headset yang memutar white noise, liga berupaya keras memblokir suara eksternal agar pemain tidak bisa mendengar instruksi atau analisis dari caster. Untuk Stage 1 mendatang, pengujian audio akan ditingkatkan dengan simulasi volume maksimal yang lebih ekstrem.

Komitmen ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara atmosfer panggung yang meriah bagi penonton dan lingkungan pertandingan yang adil bagi para atlet yang bertarung.

Related posts

Leave a Reply

Required fields are marked *