Siapa sih yang nggak kenal Yasuo? Champion paling ikonik (dan paling sering bikin emosi) di League of Legends. Antara jadi “Yasuo God” yang lincah atau jadi “Yasuo 0/10” yang bikin tim pengen surrender, batasnya tipis banget.
Tapi, kunci utama supaya kamu nggak jadi beban tim sebenarnya bukan cuma soal mekanik jari, tapi soal kapan kamu memilih dia saat drafting. Kalau kamu asal pick, Yasuo cuma bakal jadi samsat berjalan buat lawan.
Berikut adalah panduan kapan saat yang tepat (dan kapan jangan pernah) main Yasuo:
1. Saat Tim Kamu Punya Banyak “Knock-up”
Ini adalah syarat mutlak kalau kamu mau hidup lebih mudah. Yasuo sangat bergantung pada Ultimate-nya, Last Breath, yang cuma bisa aktif kalau lawan terkena efek knock-up.
- Pick Yasuo kalau ada teman pakai: Malphite, Alistar, Diana, Yone, atau Lee Sin.
- Kenapa? Kamu nggak perlu susah-susah mengumpulkan angin (stack Q) sendiri. Teman kamu yang buka jalan, kamu tinggal tekan R buat kasih damage tambahan dan kendali area.
2. Saat Lawan Punya Banyak Skill “Projectile” (Peluru)
Skill W Yasuo, Wind Wall, adalah salah satu ability paling patah di game kalau dipakai dengan benar. Kamu bisa membatalkan seluruh ultimate lawan cuma dengan satu tembok angin.
- Pick Yasuo kalau lawan pakai: Miss Fortune (R-nya bisa hilang total!), Ornn (kamu bisa blokir dombanya), Ezreal, atau Ahri.
- Kenapa? Kamu bisa melindungi diri sendiri dan tim di saat-saat krusial, membuat damage terbesar lawan jadi sia-sia.
3. Saat Lawan Banyak “Squishy” (Darah Tipis)
Yasuo adalah monster sustained damage yang bisa berubah jadi assassin. Kalau lawan isinya karakter-karakter tipis tanpa pertahanan fisik yang kuat, kamu bisa dengan mudah menebas mereka.
- Kenapa? Sekali kamu masuk dengan combo E-Q-R dan punya Infinity Edge, musuh berdarah tipis bakal hilang dalam sekejap.
Kapan Kamu Harus MENGHINDARI Yasuo?
Meskipun Yasuo keren, ada saatnya kamu harus menahan diri buat nggak menekan tombol lock-in:
- Lawan Banyak Hard CC (Crowd Control): Kalau musuh punya Leona, Nautilus, atau Lissandra, kamu bakal di-stun sampai mati sebelum sempat bergerak. Yasuo sangat lemah terhadap point-and-click CC.
- Tim Lawan Isinya Full Tank: Yasuo butuh waktu buat menembus armor. Kalau lawan isinya Rammus, Malphite, dan Poppy, kamu cuma bakal geli-geli doang sambil dipantulin damage-nya.
- Kamu Sedang “Tilt”: Bermain Yasuo butuh ketenangan. Kalau kamu lagi emosi, kamu bakal cenderung melakukan dash (E) yang nggak perlu dan berakhir mati konyol di bawah turret lawan.
Main Yasuo itu soal kesabaran. Jangan cuma karena ingin terlihat keren, kamu malah menyiksa diri sendiri di lane yang sulit. Tunggu komposisi tim yang mendukung, dan barulah tunjukkan kalau Yasuo kamu adalah Yasuo yang berharga, bukan Yasuo 0/10.