Marc “Caedrel” Lamont, sosok di balik fenomena tim Los Ratones, akhirnya memberikan tanggapan resminya terkait transisi skuad tersebut menjadi Witchcraft.
Meskipun ia tidak lagi memegang kendali penuh atas tim tersebut, sang streamer populer ini mengungkapkan rasa bangga dan harapannya agar para pemain veteran tersebut bisa meraih kesuksesan besar di ajang EMEA Masters 2026.
The rumors are true… it's Witchcraft time, baby! 😈
— Witchcraft (@lol_witchcraft) March 4, 2026
Presenting our 2026 Witchcraft roster, competing in EMEA Masters. pic.twitter.com/0at6hkIe0Z
Caedrel menjelaskan bahwa keputusannya untuk membiarkan skuad ini bernaung di bawah organisasi profesional seperti Witchcraft adalah langkah terbaik demi masa depan para pemain. Dengan adanya manajemen yang lebih stabil, ia yakin Nemesis, Rekkles, dan kawan-kawan bisa lebih fokus untuk berkompetisi di level tertinggi.
“Saya mendoakan yang terbaik bagi mereka. Saya sangat berharap mereka bisa menang dan membuktikan kemampuan mereka di panggung EMEA Masters,” ujar Caedrel dalam sesi streaming-nya.
Salah satu poin yang paling disorot oleh Caedrel adalah keputusan tim untuk menarik Bwipo sebagai pengganti Velja di posisi top lane. Menurutnya, kehadiran Bwipo bukan sekadar menambah kekuatan teknis, tetapi juga menghidupkan kembali sinergi “klasik” yang sudah sangat dirindukan oleh para penggemar League of Legends Eropa.
Meskipun Caedrel mengakui ada rasa sedih karena harus berpisah dengan proyek yang ia bangun, ia merasa lega melihat para pemainnya mendapatkan tempat yang layak untuk bersinar kembali sebagai tim profesional yang utuh.