T1 baru saja merilis pernyataan resmi yang sangat serius terkait keselamatan para pemainnya. Mengingat semakin meningkatnya insiden yang melanggar privasi, manajemen memutuskan untuk tidak lagi tinggal diam dan mulai memberlakukan kebijakan baru yang jauh lebih ketat demi melindungi kesejahteraan seluruh anggota tim.
Manajemen menyoroti tindakan tidak terpuji seperti berkeliaran atau berkerumun di sekitar team house dan kantor pusat (HQ) T1. Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran privasi nyata yang sangat mengganggu ruang gerak para pemain dalam kehidupan sehari-hari mereka di luar jadwal pertandingan.
T1 dengan tegas melarang segala bentuk pengambilan gambar atau video tanpa izin, terutama saat para pemain sedang dalam perjalanan atau menuju lokasi tertentu. Aktivitas “kamera tersembunyi” atau rekaman amatir saat pemain sedang berada di ruang publik demi kepentingan pribadi kini dilarang keras oleh organisasi.
— T1 LoL (@T1LoL) April 30, 2026
Tindakan penguntitan atau stalking menjadi perhatian utama karena berpotensi menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan fisik para pemain. T1 menegaskan bahwa mendekati pemain secara tiba-tiba di luar jadwal resmi bukan hanya tidak sopan, tapi juga membahayakan keamanan personel mereka.
Pihak T1 mengungkapkan bahwa pendekatan tanpa izin ini menyebabkan tekanan psikologis yang berat dan rasa takut bagi para pemain. Agar mereka bisa memberikan performa maksimal di atas panggung, sangat penting bagi pemain untuk memiliki ketenangan pikiran tanpa rasa khawatir akan diikuti orang asing.
Mulai saat ini, T1 memberlakukan kebijakan Zero Tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran privasi. Tidak ada lagi peringatan lisan; siapa pun yang tertangkap melakukan tindakan-tindakan tersebut akan langsung menerima sanksi berat dari pihak organisasi tanpa pengecualian.
Peringatan keras bagi para pelanggar: T1 tidak akan ragu mengambil langkah hukum yang tegas dengan segala sarana yang tersedia. Mereka menyatakan tidak akan ada keringanan hukum atau kesepakatan damai (settlement) bagi siapa pun yang terbukti mengganggu keamanan dan privasi pemain.
T1 mengajak seluruh penggemar untuk bekerja sama menciptakan budaya dukungan yang saling menghormati. Dengan memberikan ruang pribadi yang layak, kita membantu pemain seperti Faker, Keria, dan kawan-kawan untuk bisa fokus sepenuhnya memberikan prestasi terbaik di turnamen mendatang.