Organisasi esports HEROIC resmi mundur dari kompetitif Dota 2 setelah dua tahun berkiprah. Meski tim mereka di Amerika Selatan sangat sukses, keputusan ini diambil demi keberlanjutan finansial jangka panjang. Manajemen mengaku berat hati karena divisi ini gagal memenuhi ekspektasi komersial perusahaan meski memiliki basis penggemar yang besar.
— HEROIC Dota 2 (@heroicdota2) May 4, 2026
CGO HEROIC, Robin Nymann, menyebut Dota 2 sebagai game yang sulit untuk dikomersialisasi secara sehat. Upaya komersial besar yang dilakukan HEROIC selama ini tetap tidak membuahkan hasil finansial yang cukup untuk menutupi biaya operasional, sehingga membuat divisi ini menjadi tidak berkelanjutan bagi masa depan organisasi.
This is the hardest news I've had to give in my career.
— Robin Nymann (@robinnymann) May 4, 2026
The unfortunate reality is that Dota is a tough game to commercialise, and at HEROIC we have not been able to make it bear fruit for a long time now. I have nothing but faith in this group of people, and the only reason… https://t.co/A7w7TrCy1i
Seluruh roster yang terdiri dari Yuma, TaiLung, Wisper, Thiolicor, dan KJ kini berstatus free agent. Namun, mereka berkomitmen untuk tetap bertanding bersama di bawah bendera baru. Pihak manajemen HEROIC juga berjanji akan membantu mencarikan organisasi baru bagi para pemain tersebut di luar peran formal mereka.
Pelatih tim, kaffs, merasa terkejut dan frustrasi dengan timing pengumuman yang mendadak. Meskipun ia memahami alasan finansial di balik keputusan tersebut, ia merasa kecewa karena hal ini terjadi di tengah performa tim yang stabil. Ia juga secara terbuka mengakui bahwa tim memiliki andil dalam situasi finansial yang sulit ini.
Disapointing news that got us off-guard, but I can't say I don't understand the reasons behind the decision. I am personally frustrated with the timing and wish things had been different, but I also understand that we are also to blame for things getting to this point.
— kaffs (@kaffurtado) May 4, 2026
On… https://t.co/OUHA4aecG5
HEROIC pertama kali masuk ke Dota 2 pada Januari 2024 dan langsung mendominasi kualifikasi regional SA. Walau perkasa di kandang, mereka sempat kesulitan di turnamen LAN awal seperti ESL One Birmingham dan DreamLeague S23, serta hanya meraih hasil papan tengah di The International 2024.
Momen emas HEROIC terjadi saat meraih gelar juara PGL Wallachia Season 2, yang merupakan trofi turnamen internasional Tier-1 pertama dalam sejarah wilayah Amerika Selatan. Keberhasilan ini membuktikan bahwa talenta SA mampu bersaing di level tertinggi dunia di bawah manajemen yang tepat.

Setelah melakukan pergantian pemain dengan masuknya Yuma dan Wisper, HEROIC tetap tampil solid. Mereka berhasil menembus posisi enam besar di TI 2025 dan baru saja meraih posisi 7-8 di PGL Wallachia Season 8 dengan hadiah $40.000, membuktikan bahwa mereka masih merupakan salah satu tim terkuat sebelum akhirnya dibubarkan.
Mundurnya HEROIC menyusul jejak paiN Gaming yang juga keluar dari Dota 2 bulan lalu. Fenomena ini memicu kekhawatiran besar mengenai kelayakan finansial ekosistem Dota 2 bagi organisasi besar. Tanpa model komersialisasi yang kuat, tim berprestasi pun kini terancam kehilangan dukungan organisasi.