Shyvana telah lama menjadi ikon di Summoner’s Rift, namun seiring berjalannya waktu, desainnya mulai terasa tertinggal dibandingkan champion-champion baru yang memiliki mekanisme lebih kompleks. Riot Games akhirnya mengonfirmasi bahwa Shyvana akan menerima VGU (Visual and Gameplay Update) menyeluruh, yang bertujuan untuk mengubahnya dari sekadar “stat-check champion” menjadi naga pemberani yang sesungguhnya.
1. Mengapa Shyvana Membutuhkan VGU?
Masalah utama Shyvana terletak pada identitas ganda yang membingungkan. Pemain seringkali dipaksa memilih antara:
- AD/Bruiser: Bertarung di baris depan, namun seringkali mudah dihindari (kited).
- Full AP: Hanya mengandalkan satu kemampuan (E – Flame Breath) saat dalam bentuk naga, yang terasa kurang memuaskan secara tematik.
Selain itu, model visualnya saat ini tidak mencerminkan kemegahan seekor naga dari Demacia. Sayapnya terlihat kecil, dan animasinya terasa kaku untuk standar game tahun 2026.

2. Visi Desain: Naga yang Tak Terhentikan
Tujuan utama Riot dalam pembaruan ini adalah memberikan sensasi “Dragon Power Fantasy”.
- Transformasi yang Berdampak: Perubahan dari bentuk manusia ke naga harus terasa seperti momen besar yang mengubah alur pertempuran, bukan sekadar peningkatan atribut sementara.
- Interaksi Kit yang Lebih Organik: Menggabungkan keganasan cakarnya dengan kekuatan apinya secara lebih sinergis.
- Visual Megah: Desain baru akan memberikan Shyvana siluet yang lebih besar, sayap yang lebih fungsional, dan armor Demacia yang lebih detail.
3. Prediksi Perubahan Gameplay
Meskipun detail resminya masih dalam pengembangan, berikut adalah arah perubahan yang dibocorkan oleh tim pengembang:
- Pasif (Fury of the Dragonborn)Tidak lagi hanya bergantung pada membunuh Elemental Drake. Mungkin akan memberikan scaling berdasarkan kehancuran yang ia akibatkan.
- W (Burnout)Mungkin akan memberikan mobilitas lebih, seperti terbang singkat atau efek trail api yang lebih interaktif.
- Ultimate (Dragon’s Descent)Akan dibuat lebih destruktif. Bayangkan Shyvana mendarat dan menciptakan area hangus yang mengubah medan tempur secara permanen.
4. Dampak pada Lore (Cerita)
Dalam cerita terbaru, Shyvana memiliki hubungan yang kompleks dengan Prince Jarvan IV dan perjuangan kaum mage di Demacia. VGU ini kemungkinan besar akan memperdalam narasinya tentang bagaimana ia menyeimbangkan sisi manusianya yang disiplin dengan sisi naganya yang liar dan haus darah.
“Aku bukan sekadar manusia, bukan sekadar naga. Aku adalah amarah yang membara di jantung Demacia.”
VGU Shyvana bukan sekadar perbaikan grafis, melainkan upaya untuk menghidupkan kembali salah satu konsep karakter paling keren di League of Legends. Para penggemar berharap ia bisa kembali menjadi ratu di Jungle dengan gameplay yang lebih modern dan visual yang memukau.