Yong Zhan Quan, yang kini dikenal dunia dengan nama ZhanQ, adalah talenta berbakat asal Kuala Lumpur, Malaysia. Sejak awal kemunculannya, ia telah mencuri perhatian sebagai jungler muda dengan visi bermain yang melampaui usianya, membawa harapan besar bagi masa depan skena kompetitif Honor of Kings di Asia Tenggara.
Langkah profesional ZhanQ dimulai bersama Nova Esports, organisasi yang menjadi kawah candradimuka bagi bakatnya. Bersama tim inilah ia mulai merajut prestasi, termasuk menjuarai Honor of Kings Asian Wave 2023 Season 1, sebuah pencapaian awal yang menjadi fondasi kuat bagi ambisi besarnya di masa depan.

Ketangguhan ZhanQ semakin teruji saat ia membawa timnya meraih posisi runner-up di Invitational Season 2 SEA Last Chance Qualifier. Meski harus puas di peringkat ketiga pada Malaysia Qualifier, konsistensi permainannya mulai diperhitungkan sebagai ancaman nyata oleh tim-tim elit di kawasan Asia.
Pada Juli 2024, ZhanQ resmi bergabung dengan tim Back to Retro yang tak lama kemudian bertransformasi menjadi Bigetron Esports. Kehadirannya memberikan dampak instan; gaya bermainnya yang agresif namun penuh perhitungan strategis langsung menempatkan Bigetron sebagai kekuatan baru yang paling disegani.
Bersama Bigetron, koleksi trofi ZhanQ kian bertambah luas. Mulai dari menjuarai Gopay Arena Community Championship 2024 hingga menjadi yang terbaik di Indonesian Qualifier Invitational Season 3. Prestasi ini membuktikan bahwa adaptasi dan instingnya di arena adalah aset paling berharga bagi Sang Robot Merah.

Puncak kejayaannya terukir manis di IKL Spring 2026. Tidak hanya membawa timnya meraih juara, ZhanQ secara luar biasa berhasil mempertahankan gelar Finals MVP (FMVP) secara berturut-turut. Pencapaian Back-to-Back FMVP ini menjadi validasi absolut bahwa ia adalah pemain terbaik yang mampu menjaga performa puncaknya di bawah tekanan paling tinggi sekalipun.
Dengan dua gelar FMVP di genggaman, dunia kini menantikan langkah selanjutnya dari sang maestro. Riyadh menjadi destinasi berikutnya di mana ZhanQ akan membawa ambisinya ke panggung internasional. Perjalanan kariernya masih panjang, namun namanya telah abadi dalam buku sejarah Honor of Kings Indonesia.