Kursi kepelatihan VCT Pacific kembali memanas setelah FULL SENSE secara mengejutkan menunjuk Hector “FrosT” Rosario sebagai nakhoda baru mereka. Kedatangan pelatih kawakan asal Amerika Serikat ini terbilang cepat, mengingat dirinya baru saja menyudahi kontrak dengan Global Esports kurang dari dua minggu. Bagi FULL SENSE, perekrutan FrosT bukan sekadar mencari pelatih baru, melainkan sebuah misi krusial untuk mengembalikan stabilitas tim demi mengamankan tiket menuju turnamen paling bergengsi, VALORANT Champions 2026.
WELCOME FrosT (@FrosTvsYou)
— FULL SENSE (@fullsense_gg) July 4, 2026
FULL SENSE VALORANT is pleased to welcome FrosT as our new Head Coach for the upcoming VCT Stage 2.
With his experience, leadership, and strategic vision, FrosT will play a key role in developing our team and maximizing the potential of every player… pic.twitter.com/Z1I7oppBgc
Kepindahan FrosT ke FULL SENSE memicu sebuah reuni yang sempat tertunda. Ketika TALON kehilangan status kemitraannya di VCT Pacific pada akhir 2025, pilar-pilar intinya seperti Crws, Killua, JitBoyS, dan sang wonderkid primmie memilih hijrah ke FULL SENSE, sementara FrosT justru berlabuh ke Global Esports. Kini, takdir kembali menyatukan mereka. Karena empat dari lima pemain utama FULL SENSE sudah sangat familier dengan filosofi permainan, metode latihan, hingga pola disiplin ketat ala FrosT, proses adaptasi skuad ini diprediksi akan berjalan instan.
FrosT sendiri datang dengan reputasi sebagai pelatih bertangan dingin yang hobi merusak peta kekuatan tim-tim elite lewat taktik tidak biasa. Pada musim 2026 ini, ia berhasil menyulap Global Esports menjadi tim kejutan yang menembus babak Playoffs VCT Pacific untuk pertama kalinya sepanjang sejarah organisasi, bahkan sukses mengantarkan mereka terbang ke Masters London. Gaya kepelatihan FrosT yang sangat mendewakan penguasaan informasi lapangan serta kejutan dalam pemilihan komposisi agen diyakini menjadi kepingan taktik yang selama ini dicari FULL SENSE.

Kehadiran FrosT diharapkan mampu mendongkrak performa individu para pemain FULL SENSE yang sempat alami penurunan performa di Masters London lalu. Meski keluar sebagai runner-up VCT Pacific Stage 1, performa primmie dkk justru melempem di London setelah gugur prematur di Swiss Stage akibat ditumbangkan FUT Esports dan Global Esports. Evaluasi pun langsung berjalan cepat dengan memasukkan seph1roth ke dalam roster utama menggantikan Leviathan, yang kini akan langsung diasah di bawah sistem permainan taktis milik FrosT.
Saat ini, FULL SENSE bertengger di posisi ke empat klasemen Championship Points VCT Pacific dengan torehan 7 poin, posisi yang cukup aman namun rawan tergeser. Pada Stage 2 nanti, mereka tergabung di Grup Alpha bersama raksasa Gen.G, ZETA DIVISION, RRQ, Nongshim RedForce, serta Global Esports. Laga kontra Global Esports dipastikan bakal jadi sorotan utama dan berjalan emosional, karena akan jadi panggung pembuktian pertama bagi FrosT untuk hadapi mantan anak asuhnya demi membawa FULL SENSE melaju ke panggung dunia.
Stay connected