Trending News

Blog Post

Hans Sama: Lebih Jago Cari Angle Kamera daripada Cari Celah Menang di Worlds?
Esports, League of Legends

Hans Sama: Lebih Jago Cari Angle Kamera daripada Cari Celah Menang di Worlds? 

Dunia League of Legends profesional adalah tempat yang kejam; satu hari kamu menjadi raja di bot lane sebagai AD Carry, hari berikutnya kamu mungkin harus pulang lebih awal dari Worlds. Namun, bagi Steven “Hans Sama” Liv, ada satu strategi cadangan yang nampaknya jauh lebih konsisten daripada kemampuan farming-nya: menjadi seorang model profesional. Sementara trofi internasional mungkin masih malu-malu mendekatinya, lampu flash kamera justru tidak pernah berhenti mengejarnya.

Belakangan ini, penggemar seringkali lebih sering melihat Hans Sama berpose elegan untuk majalah mode atau merek mewah daripada melihatnya mengangkat piala di panggung besar.

Rasanya sulit untuk tidak menyindir sedikit—mengingat performanya yang kadang naik-turun di atas panggung kompetitif—bahwa mungkin “panggilan jiwa” Hans Sama sebenarnya bukan menghancurkan Nexus, melainkan menghancurkan hati para penggemar lewat sampul majalah. Di saat pemain lain sibuk menganalisis patch terbaru, Hans Sama seolah-olah sudah menemukan meta sendiri yang jauh lebih stabil: meta ketampanan.

Karier modelingnya memang tidak main-main. Dengan struktur wajah yang tegas dan kemampuan berpose yang natural, Hans Sama membuktikan bahwa dia memiliki “game sense” yang jauh lebih tajam di dunia fashion daripada saat harus menghindari gank lawan.

Banyak yang bergurau bahwa jika win rate dia di depan kamera dihitung, angkanya mungkin akan menyentuh 100%. Tidak heran jika banyak netizen mulai berbisik, “Mungkin Hans Sama bukan pemain League yang hobi modeling, tapi dia adalah model papan atas yang sesekali ‘iseng’ main League of Legends.”

Tentu saja, kita semua tetap mendukung kariernya di G2 Esports atau tim manapun dia berada. Namun, jujur saja, jika suatu saat dia memutuskan untuk pensiun dari dunia kompetitif, kamu tidak perlu khawatir soal masa depannya.

Selama kamera masih menyala, Hans Sama akan selalu punya tempat untuk bersinar—tempat di mana dia tidak perlu takut terkena crowd control, kecuali jika crowd yang dimaksud adalah kerumunan penggemar yang mengantre tanda tangannya di Paris Fashion Week.

Related posts

Leave a Reply

Required fields are marked *