Kompetisi kasta tertinggi Honor of Kings di tanah air siap kembali bergulir dengan tajuk Indonesia Kings Laga (IKL) Spring 2026.
Musim ini diprediksi akan menjadi babak baru yang lebih kompetitif dan profesional, mengingat adanya perubahan besar baik dari segi jajaran tim peserta maupun standar format pertandingan yang semakin selaras dengan turnamen global.
Seluruh mata kini tertuju pada panggung besar ini, terutama untuk melihat bagaimana tim-tim papan atas beradaptasi dengan perubahan peta kekuatan serta regulasi baru yang diterapkan oleh penyelenggara.
Turnamen yang memperebutkan total hadiah sebesar $60.000 USD (sekitar Rp940 juta) ini akan dimulai dengan babak Group Stage pada 27 Februari hingga 4 April 2026.
Sebanyak 10 tim terbaik Indonesia, termasuk organisasi legendaris OG Esports yang baru merapat serta tim promosi seperti Vesakha Esports, akan bertanding dalam sistem Single Round-Robin dengan format Best of 5 (Bo5).
Persaingan dipastikan sangat ketat karena hanya dua tim teratas yang berhak langsung melaju ke babak Playoffs, sementara tim peringkat 3 hingga 6 harus berjibaku di babak Play-Ins pada 5 April 2026.
Babak puncak atau Playoffs sendiri akan digelar pada 10-12 April 2026 dengan sistem Double Elimination berformat Best of 7 (Bo7) plus aturan Ultimate Battle dan Global Ban & Pick yang menuntut kedalaman strategi serta hero pool dari setiap pemain.
Puncak dari perhelatan IKL Spring 2026 ini bukan hanya sekadar perebutan gelar juara domestik, melainkan tiket emas menuju panggung dunia.
Sang pemenang akan resmi mewakili Indonesia di ajang Honor of Kings World Cup (KWC) 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian megah Esports World Cup.

Dengan segala inovasi dan ambisi yang dibawa setiap tim—termasuk sejarah baru yang diciptakan BTR Bebek sebagai pemain wanita pertama di liga—musim ini akan menjadi tonggak penting bagi perkembangan ekosistem esports Honor of Kings di Indonesia.
Mari kita nantikan siapa yang akan menjadi penguasa baru dan membawa nama Merah Putih ke kancah internasional.
IKL Spring 2026: Format Baru, Tim Baru, dan Perebutan Tiket World Cup