Trending News

Blog Post

Meta Jungler Berubah, Riot Games Rombak 30 Champion di Patch 26.3 League of Legends!
League of Legends

Meta Jungler Berubah, Riot Games Rombak 30 Champion di Patch 26.3 League of Legends! 

Memasuki pertengahan musim 2026, Riot Games kembali mengocok ulang tatanan di Summoner’s Rift lewat pengumuman resmi Patch 26.3. Update kali ini bukan sekadar penyesuaian angka kecil, melainkan perombakan besar yang menyasar hampir 30 champion sekaligus.

Fokus utamanya sangat jelas: Riot ingin mengembalikan kejayaan para Jungler AD yang belakangan ini terasa tenggelam oleh dominasi para AP. Tidak hanya soal adu pukul antar champion, Patch 26.3 juga membawa angin segar bagi para pejuang ranked dengan sistem penilaian yang jauh lebih transparan dan adil, membuktikan bahwa Riot benar-benar mendengarkan keluh kesah komunitas di awal tahun ini.

Di sektor penyesuaian champion, para pemain Vi, Xin Zhao, dan Briar bisa sedikit tersenyum karena jagoan mereka mendapatkan buff agar lebih kompetitif. Sebaliknya, beberapa nama besar yang belakangan terlalu sering muncul di layar kemenangan seperti Ahri, Ekko, Zed, hingga Volibear harus rela menerima nerf demi menjaga keseimbangan permainan.

Dari sisi item, Riot Games melakukan optimasi pada Dusk & Dawn agar lebih efektif di tangan para Bruiser, sementara item Actualizer mendapatkan peningkatan performa yang dibarengi dengan penyesuaian khusus untuk Ryze agar tidak menjadi terlalu kuat secara sepihak.

Perubahan paling krusial justru terjadi di balik layar, tepatnya pada sistem perolehan poin peringkat atau LP. Riot akhirnya mencoba mengatasi masalah “LP negatif” yang sering dialami pemain di rank tinggi, di mana pemain kehilangan poin lebih banyak daripada saat menang.

Selain itu, syarat mendapatkan Aegis of Valor kini diperketat dari skor C ke B untuk memastikan hanya pemain yang benar-benar berkontribusi yang layak mendapatkan penghargaan. Ada juga fitur baru bernama Climbing Indicator yang akan menandai pemain dengan MMR tinggi di dalam laga, sehingga pemain lain tidak perlu heran jika bertemu lawan yang peringkatnya tampak rendah tapi permainannya sangat jago.

Terakhir, dari sisi mekanisme gameplay, Riot mencoba memperlambat efek “bola salju” atau snowballing yang seringkali membuat tim yang tertinggal di awal game langsung menyerah. Dengan penyesuaian hadiah bounty dan peningkatan cooldown pada yellow trinket (ward), strategi gank di awal permainan kini menjadi lebih berisiko namun berhadiah besar jika berhasil.

Patch 26.3 ini menjadi penanda bahwa meta tahun 2026 akan jauh lebih mengandalkan koordinasi tim dan strategi penempatan vision yang lebih matang daripada sekadar adu mekanik individu.

Related posts

Leave a Reply

Required fields are marked *