Pekan ketiga MPL ID Season 17 ditutup dengan kembalinya ONIC ke puncak klasemen. Meski sempat tersandung oleh kekalahan tipis dari Bigetron Vitality, sang juara bertahan ini tetap menunjukkan kelasnya sebagai penguasa klasemen sementara. Posisi ini seolah menjadi pesan bahwa meski bisa “dilukai”, ONIC tetaplah tim yang paling sulit digeser dari takhta tertinggi.
TLID yang sebelumnya perkasa di puncak klasemen harus rela turun ke peringkat kedua. Kekalahan telak 0-2 dari Geek Fam menjadi bukti bahwa konsistensi adalah barang mahal di musim ini. Kegagalan mempertahankan performa ini membuat TLID kini tertinggal satu poin di bawah ONIC, memaksa mereka kembali berbenah untuk perebutan takhta pekan depan.

Kejutan manis datang dari Dewa United Esports yang sukses mengamankan posisi tiga besar. Melalui kemenangan meyakinkan atas Alter Ego, Muezza dan kawan-kawan membuktikan bahwa strategi early game yang matang mampu meredam agresi roster eks-M7 milik lawan. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Anak Dewa untuk tetap bersaing di papan atas.
Di sisi lain, Alter Ego yang berstatus runner-up musim lalu masih terjebak dalam inkonsistensi di peringkat keempat. Namun, situasi paling tragis justru dialami RRQ Hoshi. Sang Raja belum juga menemukan obat untuk tren negatif mereka, terjerembap di posisi juru kunci dengan lima kekalahan beruntun—sebuah pemandangan yang sangat tidak biasa bagi sejarah besar mereka.

Dominasi ONIC memang kembali terlihat, namun jarak poin yang sangat tipis di lima besar—termasuk kehadiran Geek Fam dan Bigetron—menjanjikan persaingan yang makin panas. Regular Season baru saja dimulai, namun bagi tim di zona merah seperti RRQ, EVOS, dan NAVI, waktu untuk melakukan reset strategi sudah sangat mendesak.