Peyz tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah T1 sukses menumbangkan Gen.G Esports di putaran kedua LCK 2026. Mengingat kekalahan pahit yang mereka alami di putaran pertama, Peyz mengaku telah melakukan persiapan yang sangat matang demi membalas dendam. Kemenangan ini terasa semakin sempurna karena ia berhasil membawa pulang penghargaan Player Of the Match.
2026 #LCK Week 7 SATURDAY⚔️SHOWDOWN winner: @T1LoL! pic.twitter.com/D6c2jxmVL9
— LCK (@LCK) May 16, 2026
Game kedua menjadi penentu krusial dalam laga BO3 tersebut. Menjadi game terlama musim ini yang berjalan hingga 50 menit, Peyz mengakui bahwa ketegangan sempat menyelimuti tim karena pertandingan berdurasi panjang sudah jarang terjadi di meta sekarang. Namun, ketenangan T1 untuk tetap fokus dan menjaga positioning di fase akhir menjadi kunci utama mereka merebut kemenangan.
Bagi Peyz, sukses mengalahkan Gen.G yang kini diperkuat oleh sang idola, Ruler, memberikan suntikan motivasi yang luar biasa. Ia mengungkapkan bahwa dirinya selalu belajar banyak dari melihat gaya permainan Ruler yang luar biasa. Menang dalam duel sengit ini membuat Peyz merasa jauh lebih percaya diri untuk menghadapi pertandingan-pertandingan besar berikutnya.

Membahas statusnya sebagai pemegang rekor Pentakill terbanyak di dunia, pemuda berusia 20 tahun ini menanggapinya dengan rendah hati. Peyz mengaku bahwa ia tidak pernah terlalu terobsesi dengan angka tersebut saat berada di dalam game. Meski begitu, ia menganggap predikat menjadi “nomor satu” di dunia untuk sebuah pencapaian langka adalah hal yang sangat keren.
Mengingat banyak pemain marksman veteran lain yang mulai mendekati torehan 13 Pentakill miliknya, Peyz mengirimkan pesan tegas yang penuh percaya diri. Demi menjaga takhtanya di puncak klasemen abadi League of Legends, ia dengan santai berkomitmen: “Aku akan terus mencetak Pentakill agar aku bisa tetap berada di posisi teratas.”
Peyz menutup wawancaranya dengan memberikan pesan menyentuh kepada para penggemar T1. Ia mengaku sangat terkejut dan terharu melihat besarnya arus dukungan yang datang, tidak hanya dari Korea Selatan, tetapi juga dari fans internasional secara global. Baginya, dukungan luar negeri tersebut merupakan bahan bakar utama yang memberinya kekuatan untuk terus tampil maksimal.