Perjalanan fenomenal Los Ratones resmi mencapai titik akhir setelah Marc Robert “Caedrel” Lamont mengumumkan pembubaran organisasi tersebut secara permanen.
Proyek yang awalnya dianggap sebagai eksperimen berisiko ini justru bertransformasi menjadi anomali paling sukses di skena Tier-2 Eropa dengan menyapu bersih tiga gelar NLC 2025 dan mengamankan dua trofi EMEA Masters berturut-turut.
Caedrel menegaskan bahwa identitas Los Ratones terikat mati pada lima pemain aslinya—TheBausffs, Velja, Nemesis, Crownie, dan Rekkles—sehingga tidak ada rencana untuk menghidupkan kembali tim ini dengan roster yang berbeda di masa depan.

Keputusan pembubaran ini juga dipicu oleh aspirasi pribadi para pemain, di mana sosok ikonik seperti Martin “Rekkles” Larsson dan Simon “TheBausffs” Hofverberg telah menyatakan niatnya untuk menjauh dari kompetisi profesional pasca turnamen LEC Versus 2026.
Informasi krusial yang perlu dicatat adalah besarnya pengaruh budaya yang ditinggalkan tim ini; Los Ratones mencatatkan angka penonton (viewership) yang memecahkan rekor untuk liga regional, bahkan melampaui statistik beberapa tim utama di LEC.

Meski langkah mereka terhenti di babak penyisihan LEC Versus setelah kekalahan dramatis dari Team Vitality di hari terakhir, Caedrel menolak keras narasi kambing hitam yang diarahkan penggemar kepada tim lain seperti Karmine Corp. Ia memilih untuk menutup buku dengan kepala tegak, menekankan bahwa kegagalan melaju ke babak playoff adalah murni tanggung jawab internal tim.
Dengan bubarnya Los Ratones, pasar pemain bebas kini dipenuhi veteran berpengalaman seperti Nemesis dan Crownie yang terbukti masih kompetitif, sementara masa depan sang pelatih veteran YamatoCannon juga menjadi tanda tanya besar di tengah transisi para pemain menuju fase baru dalam karier mereka sebagai konten kreator maupun pensiunan atlet digital.