Perubahan roster di tengah ketatnya kompetisi selalu menyimpan risiko besar, terutama jika transisi tersebut terjadi secara tiba-tiba. Hal inilah yang baru saja dialami oleh Kur0ky. Diplot sebagai pengganti darurat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Superdann di posisi Explane, Kur0ky tampak masih terseok-seok untuk menemukan ritme permainan terbaiknya di koridor samping.
Berdasarkan data statistik yang dihimpun setelah melewati 4 game berjalan di role barunya tersebut, Kur0ky mencatatkan angka K/D/A yang cukup mengkhawatirkan. Ia hanya mampu mengantongi total 4 Kill, 20 Death, dan 9 Assist. Angka ini menjadi bukti nyata betapa beratnya tekanan yang ia hadapi di dalam pertandingan.

Tingginya angka death menjadi sinyal kuat bahwa Kur0ky belum bisa memberikan performa maksimal sebagai seorang Explaner. Karakteristik Explane yang menuntut ketahanan mekanik tinggi dalam duel satu lawan satu sekaligus kejelian makro saat melakukan set-up atau flanking ketika teamfight tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar bagi dirinya.
Kendati demikian, para analis menilai performa minor ini sangat wajar terjadi. Pasalnya, pergeseran peran ini terjadi secara mendadak tanpa adanya waktu persiapan atau bootcamp yang matang bagi Kur0ky untuk memperdalam hero pool khas Explaner serta membangun chemistry baru bersama rekan setimnya. Masuk ke panggung seketat MPL dengan persiapan instan tentu bukan hal yang mudah.
Sekarang, tantangan besar berada di tangan jajaran kepelatihan untuk sisa musim ini. Apakah mereka akan terus memberikan waktu bagi Kur0ky untuk beradaptasi dan blend-in dengan role barunya, atau justru ada strategi kejutan lain yang tengah dipersiapkan demi mendongkrak performa tim? Kita lihat saja perkembangannya di pertandingan-pertandingan selanjutnya!