Trending News

Blog Post

Dota 2

Axe Sempat Hilang dari Dota 2 Lalu Muncul Lagi, Tapi Sekarang Dia Jadi Robot 

Axe Sempat Hilang dari Dota 2 Lalu Muncul Lagi, Tapi Sekarang Dia Jadi Robot

Komunitas Dota 2 mendadak dihebohkan dengan serangkaian petunjuk misterius dari Valve di Patch 7.41d. Semuanya bermula dari sebuah lelucon statistik konyol pada hero Axe yang berbunyi “Sense of Foreboding increased from 0 to 0.5” yang dibarengi dengan nerf nyata pada regenerasi health pool-nya.

Istilah “sense of foreboding” sendiri merujuk pada perasaan waswas bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi, dan bagi para pemain, firasat tersebut langsung tertuju pada Ringmaster—hero yang dalam video trailer rilisnya memang memperlihatkan Axe tertangkap ke dalam sebuah mesin misterius.

Kecurigaan ini terbukti bukan sekadar bumbu pemanis biasa. Para dataminer berhasil melacak takhayul tersebut ke dua modifier baru di dalam berkas Axe, yaitu CDOTA_Modifier_Foreboding dan CDOTA_Modifier_Foreboding2.

Kocaknya, Valve tampaknya sudah tahu bahwa para pemain akan mengulik berkas ini, terbukti dari langkah mereka yang sempat mengubah nama kode internal event dari m_bHackAllPlayersLoadedForDarkCarnivalPreLaunchModifierApplication menjadi m_bHackWhyAreYouGuysReadingOurVariableNames di pertengahan patch.

Keanehan semakin memuncak saat Axe mendadak hilang sepenuhnya dari dalam game—tidak bisa dipilih maupun di-random di mode apa pun kecuali Captain’s Mode, bahkan di Demo Mode sekalipun.

Ikon hero-nya pun diganti dengan poster buronan bermotif “hilang” (missing), memperkuat narasi bahwa ia telah diculik dan dimasukkan ke dalam mesin.

Meski kini Axe sudah kembali, ia tidak lagi tampak seperti dirinya yang biasa. Namanya kini berubah menjadi “Axe?” dengan visual mekanoid menyeramkan yang membawa palu karnaval, lengkap dengan tag status “Hmmmm” di atas bar darahnya yang mendeskripsikan bahwa “Everything seems fine” (Semuanya baik-baik saja), walaupun pada realitanya interaksi hero ini justru kerap membuat client game mengalami crash.

Berdasarkan hasil datamining terbaru, model mekanik ini dipastikan merupakan sebuah Persona utuh berskala besar yang diberi nama Axe Automaton. Tidak tanggung-tanggung, Valve menyuntikkan 284 lini suara baru, di mana beberapa efek suaranya kedapatan mendaur ulang efek suara glitch milik Ringmaster dari tahun 2024 lalu.

Menariknya, seluruh aset visual seperti partikel uap dan percikan listrik dari wujud robot ini tidak disimpan di dalam folder spesifik milik Axe, melainkan diletakkan di dalam folder bersama berskala global bernama particles/events/dark_carnival/automatons.

Struktur folder bersama (shared folder) ini memicu teori liar di kalangan komunitas bahwa Axe bukanlah satu-satunya korban. Mengingat Valve jarang membuat sistem folder global dan efek suara khusus (seperti suara kill Culling Blade versi robot) hanya untuk satu kosmetik saja, muncul spekulasi kuat bahwa event Dark Carnival mendatang akan mengusung mekanik di mana para hero Dota 2 bakal diculik dan diubah menjadi robot satu per satu seiring berjalannya event. Kandidat korban selanjutnya yang santer dibicarakan adalah Bristleback, menyusul temuan berkas model lama berumur tujuh bulan yang secara kebetulan dinamai Bristlebot.

Meskipun teori mengenai korban selanjutnya belum dikonfirmasi resmi oleh Valve, skala pengerjaan aset yang bocor ini—mulai dari Persona baru hingga ratusan lini suara—menunjukkan bahwa Valve tidak sedang bermain-main untuk event Dark Carnival ini.

Mengingat Dota 2 sudah absen dari event besar sejak Crownfall pada April 2024 lalu dan menjelang turnamen The International (TI) 2026 yang kian dekat, momentum ini dirasa sangat pas bagi Valve untuk menyuguhkan sesuatu yang masif setelah penantian panjang para fans selama dua tahun terakhir.