Dunia League of Legends kembali dikejutkan dengan pengumuman emosional dari organisasi tersukses di dunia. Lee “Easyhoon” Ji-hoon, mantan juara dunia sekaligus sosok yang pernah berbagi takhta dengan Faker, resmi pulang ke rumah untuk mengisi posisi jajaran pelatih T1.
Bagi komunitas veteran, nama Easyhoon bukan sekadar pemain. Ia adalah sosok yang membuat T1 (saat itu SKT T1) memiliki strategi “Dua Matahari” di jalur tengah pada tahun 2015. Kemampuannya mengendalikan champion seperti Azir dan Cassiopeia menjadikannya salah satu pemain paling disegani di sejarah League of Legends.
𝐖𝐞𝐥𝐜𝐨𝐦𝐞, '𝐄𝐚𝐬𝐲𝐡𝐨𝐨𝐧'
— T1 LoL (@T1LoL) April 23, 2026
2026 LCK 2라운드부터 'Easyhoon' 이지훈님이 T1의 코치로 새롭게 합류합니다. 다년간 쌓아온 경험을 바탕으로 팀을 이끌어줄 'Easyhoon'님의 활약을 기대하겠습니다.
T1에서 코치로서 새로운 여정을 시작하는 'Easyhoon' 님에게 따뜻한 응원을 보내주세요!… pic.twitter.com/xcCj3sKSAm
Kehadiran Easyhoon diharapkan mampu memberikan dimensi baru dalam strategi T1. Dengan gelar juara dunia yang pernah ia raih, ia membawa mentalitas juara dan pemahaman makro yang sangat mendalam, sebuah aset berharga untuk membimbing talenta-talenta muda maupun senior di dalam tim.
Melihat Easyhoon kembali mengenakan seragam T1 bersama Faker memicu nostalgia besar di kalangan penggemar. Jika dulu mereka berkompetisi untuk posisi utama, kini keduanya akan bekerja sama dari sudut pandang yang berbeda—sebagai pelatih dan pemain—untuk menjaga supremasi T1.

Sebelum kembali ke Korea, Easyhoon telah mengasah kemampuan manajerial dan kepelatihannya di LPL (Tiongkok), termasuk bersama tim seperti Weibo Gaming. Pengalaman lintas wilayah ini memberinya perspektif luas tentang bagaimana meta League of Legends berkembang secara global.
Penunjukan Easyhoon bukan sekadar langkah nostalgia. Ini adalah keputusan strategis untuk memperkuat struktur kepelatihan T1. Keahlian teknisnya dalam memahami kontrol jalur (lane control) akan menjadi kunci penting bagi tim dalam menghadapi persaingan ketat di musim 2026.

Secara objektif, tantangan terbesar bagi Easyhoon adalah menyelaraskan gaya kepelatihannya dengan dinamika tim yang sudah sangat solid. Komunitas berharap kehadirannya bisa memberikan solusi segar tanpa mengganggu harmoni tim yang selama ini menjadi kekuatan utama T1 di arena League of Legends.
Kepulangan Easyhoon menandai babak baru dalam sejarah panjang T1. Dengan kembalinya salah satu putra terbaik organisasi ini, ambisi untuk terus mendominasi dunia League of Legends terasa semakin nyata. Selamat datang kembali di rumah, Sang Kaisar!