Kabar gembira datang bagi para kolektor barang estetik bertema esports dan League of Legends. Pada hari Jumat, 3 Juli, di sela-sela kemeriahan turnamen MSI 2026, Riot Games resmi mengumumkan proyek kolaborasi bertajuk Riftbound x T1 2025 Worlds Champion Collection. Langkah ini sengaja diambil oleh pihak pengembang untuk mengabadikan momen bersejarah keberhasilan roster T1 dalam merengkuh gelar juara dunia mereka yang keenam.
Legends leave a legacy.
— Riftbound (@playriftbound) July 3, 2026
A championship run that made history deserves to be remembered.
Celebrate T1's 2025 World Championship victory with a special collection containing two products, inspired by the team's unforgettable journey to the top.
Be among the first to see the T1… pic.twitter.com/vHh9ZbAb3s
Berdasarkan informasi dari situs resmi Riftbound, lini produk koleksi ini nantinya akan dipecah menjadi dua jenis varian paket yang berbeda demi menyesuaikan kebutuhan pasar. Opsi pertama adalah T1 2025 Worlds Champion Signature Edition yang diproduksi secara sangat eksklusif dan terbatas untuk menyasar para kolektor kelas berat. Sementara opsi kedua adalah T1 2025 Worlds Champion Player Bundle yang hadir dengan harga lebih bersahabat.

Momen peluncuran produk bertema T1 ini juga dimanfaatkan secara cerdas oleh Riot Games untuk menandai tonggak sejarah baru bagi ekosistem game kartu mereka. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, game kartu Riftbound secara resmi memperluas jangkauan pasarnya dengan meluncur di wilayah Korea Selatan. Riot bahkan langsung merilis deretan produk berbahasa Korea serta membuka akun Instagram resmi khusus untuk komunitas setempat.

Kedua versi koleksi ini dibangun dengan pondasi utama berupa lima kartu unit Champion yang karakternya dipilih secara personal oleh para roster juara T1. Daftar kartu tersebut meliputi Ambessa (Doran), Galio (Faker), Miss Fortune (Gumayusi), Seraphine (Keria), dan Xin Zhao (Oner). Kelima kartu ini akan dibekali desain ilustrasi visual (artwork) terbaru serta bingkai kartu unik yang terinspirasi langsung dari warna kejayaan T1.
Meskipun para penggemar bisa mendapatkan kelima kartu Champion tersebut dalam satu paket sekaligus, ada satu catatan regulasi penting yang harus diperhatikan oleh para pemain. Kartu Seraphine, Not Alone yang dipilih oleh Keria diketahui berasal dari set masa depan Riftbound bernama Radiance. Hal ini membuat kartu Seraphine versi T1 tersebut belum legal atau dilarang digunakan dalam turnamen resmi hingga set Radiance meluncur.

Hadirnya jajaran kartu ini menjadi pengingat permanen atas perjuangan ajaib T1 saat merengkuh trofi Worlds 2025. Datang sebagai benih keempat (4th seed) dari LCK, T1 berhasil menembus babak final untuk menghadapi rival abadi mereka, KT Rolster. Lewat duel maraton lima game yang sangat menegangkan, T1 mengunci kemenangan 3-2 untuk mengamankan gelar keenam sekaligus mencetak sejarah three-peat (juara tiga tahun berturut-turut).
Bagi kolektor yang mengincar Signature Edition, Riot menerapkan pembatasan produksi yang sangat ketat, yaitu hanya 10.125 kopi untuk masing-masing versi bahasa (Inggris, Mandarin, Korea). Angka unik tersebut diambil dari kode tahun juara T1. Dijual seharga US$ 360 (sekitar Rp 5,8 juta), paket ini menyertakan kartu berseri nomor 1-2025 dengan efek kilau (foiling) khusus serta stempel tanda tangan emas dari sang pemain di kemasan premium.

Bagi fans yang ingin memasukkan kartu T1 ke dalam dek permainan asli mereka, varian Player Bundle akan dirilis menyusul di akhir tahun dengan harga US$ 70 (sekitar Rp 1,1 juta). Paket ini menawarkan lima kartu yang sama namun dengan ilustrasi visual yang berbeda. Selain itu, pembeli juga akan mendapatkan pelindung kartu (sleeves), kotak dek (deckbox), album kartu (binder), serta sebuah dadu logam khusus di dalam kemasannya.
Stay connected