LPL bisa menjadi liga besar pertama yang memperkenalkan sistem draft baru untuk musim mendatang. Menurut informasi yang dibagikan oleh pembocor Park di Weibo, tim telah memutuskan untuk memisahkan pemilihan sisi peta (map side) dengan prioritas draft (BP).
Mulai sekarang, pilihan pada satu elemen akan langsung memengaruhi elemen lainnya. Sebuah tim akan diberikan opsi untuk memutuskan apakah mereka lebih suka memilih sisi peta atau urutan draft. Jika mereka memilih salah satu, maka pilihan yang tersisa secara otomatis akan diberikan kepada tim lawan.
Sebagai contoh, jika sebuah tim memilih sisi biru (blue side), maka tim di sisi merah (red side) akan memiliki opsi untuk memulai draft kedua dan tetap memegang pilihan terakhir (last pick) — seperti yang terjadi selama ini — atau justru memilih untuk melakukan petikan pertama (first pick). Hal ini akan menjadi revolusi nyata dalam League of Legends. Mekanisme ini dapat dibandingkan dengan adu penalti dalam sepak bola, di mana satu tim memutuskan apakah ingin menendang pertama atau kedua, sementara tim lainnya memilih di sisi lapangan mana adu penalti tersebut dilakukan.

Mengingat liga Tiongkok akan segera dimulai kembali pada 14 Januari, kompetisi ini akan dimainkan dengan format fearless draft, sebuah model yang mulai meluas di berbagai liga tahun lalu dan diperkirakan akan terus dipertahankan. Namun, kemungkinan pengenalan sistem ini tampaknya telah menyebabkan konsekuensi yang tidak disengaja dalam hal persiapan dan strategi drafting.
LPL dilaporkan menyimpulkan bahwa tim-tim mendapatkan keuntungan yang berlebihan ketika diberikan first pick sekaligus pemilihan sisi. Penilaian ini didukung oleh tingkat kemenangan (win rate) yang lebih tinggi yang diamati di sisi biru sepanjang musim. Kedalaman strategis dan adaptasi di dalam permainan menjadi lebih terbatas, sehingga menempatkan tim di sisi merah pada posisi yang relatif tidak menguntungkan.
Untuk mengatasi masalah ini, liga memutuskan untuk memisahkan kedua elemen tersebut guna memberikan lingkungan kompetitif yang lebih seimbang di sepanjang seri pertandingan. Belum jelas apakah sistem ini akan dipertahankan untuk keseluruhan musim atau hanya berlaku untuk fase-fase tertentu.