Kamu Sekarang Bisa Lapor Pemain yang Smurfing di League of Legends
Menjelang musim kompetisi tahun 2026, Riot Games memperkenalkan perubahan signifikan pada sistem pelaporan di dalam game League of Legends. Kini, para pemain akan menemukan opsi baru dalam menu laporan pasca-pertandingan yang secara eksplisit mencantumkan “manipulasi peringkat” dan “smurfing” sebagai pelanggaran yang bisa ditindak. Langkah ini...
Pamer Smurfing Winstreak 40 Match, Streamer Ini Terima Ban Keras
Joki, boosting, dan smurfing adalah masalah besar di game-game kompetitif. Tidak peduli apa genre-nya, kita semua setuju pemain harus bertanding di rank yang sesuai dengan kemampuannya. Masalah joki ini juga eksis di League of Legends, bahkan terbilang parah mengingat banyaknya pemain yang menggunakan jasa itu...
Riot Games Siapkan Hardware Ban untuk Pemain Feeding
Aksi inting atau mencoba membuat tim kalah dengan cara feeding adalah masalah besar di League of Legends. Ada dua jenis inting, yakni hard int yang mudah dideteksi dan di-ban oleh sistem serta soft int yang terbilang sulit diidentifikasi secara otomatis. Sederhananya, soft inting adalah aksi...
Kesal dengan Pemain “Akun Kecil”, Streamer 60 Tahun Ini Balas Dendam
Masalah smurfing atau yang biasa disebut akun kecil di kalangan gamer Indonesia adalah masalah yang cukup serius di League of Legends. Sudah banyak pemain yang mengungkapkan kekesalannya, namun seorang streamer usia lanjut memutuskan dirinya harus melakukan aksi balas dendam sendiri. Karena kesal dengan pemain rank...
FEATURED
Dominasi Jungle Bergeser: Rangkuman Update Strategis Patch 26.2
Patch 26.2 hadir sebagai langkah penyeimbangan besar kedua di musim 2026, dengan fokus utama pada pendistribusian ulang kekuatan di area Jungle. Riot Games menyadari bahwa beberapa Champion bertipe Ability Power dan Tank terlalu mendominasi karena kemudahan mereka dalam menghabisi monster. Oleh karena itu, patch ini...
Faker Percaya Diri Bisa Menang Main League of Legends Melawan AI Elon Musk
Bintang League of Legends (LoL), Lee Sang-hyeok, yang juga dikenal sebagai Faker, menyatakan pada hari Kamis bahwa ia merasa percaya diri mengenai rencana pertandingan antara timnya, T1, melawan chatbot kecerdasan buatan (AI) milik Elon Musk, Grok, pada tahun depan. “Sangat positif melihat AI dan perusahaan...
Stay connected