Di Thailand, Waylay bukan hanya sekadar karakter dari VALORANT, tapi sudah menjadi ikon kultur pop. Menariknya, komunitas di sana jarang memanggilnya dengan nama “Waylay”. Mereka lebih akrab menjulukinya sebagai “Chef Pom”, sebuah panggilan sayang yang sangat melekat di hati para pemain lokal.
Popularitas Waylay di Negeri Gajah Putih memang luar biasa karena ia adalah Agent pertama yang berasal dari Thailand. Sejak perilisannya, pemain Thailand merasa memiliki koneksi khusus dengan karakter ini, menjadikannya salah satu Agent yang paling sering dimainkan di server mereka.
Bagi masyarakat Thailand, Kwantip Devakula alias Chef Pom adalah sosok legendaris. Beliau merupakan juri ikonik acara MasterChef Thailand yang sangat dihormati. Sosoknya dikenal tegas, elegan, dan memiliki pengaruh besar dalam dunia kuliner tradisional Thailand.

Alasan di balik julukan ini ternyata cukup unik: gaya rambut Waylay dinilai sangat mirip dengan potongan rambut pendek khas Chef Pom. Kemiripan visual yang tidak sengaja ini langsung menjadi bahan pembicaraan hangat hingga akhirnya julukan tersebut dianggap sebagai nama “resmi” oleh komunitas.
Saking ikoniknya julukan ini, Riot Games Thailand bahkan meresmikan “lore” komunitas ini melalui acara resmi. Mereka menghadirkan pembawa acara yang melakukan cosplay sebagai Waylay namun dengan persona Chef Pom. Langkah berani ini menunjukkan betapa Riot sangat menghargai dan merangkul kreativitas unik dari komunitas lokalnya.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa Waylay bukan lagi sekadar karakter fiksi di dalam gim, melainkan sudah menyatu dengan identitas budaya pop Thailand. Dengan membawa sosok “Chef Pom” ke panggung resmi, Riot sukses menciptakan kedekatan emosional yang luar biasa bagi para pemain di Negeri Gajah Putih.
Melihat kesuksesan Waylay yang begitu dicintai karena kedekatan budayanya, muncul pertanyaan besar bagi kita. Kira-kira kapan Riot Games akan merilis Agent asal Indonesia? Dan jika benar terjadi, siapa sosok lokal kita yang akan dijadikan referensi unik oleh komunitas?