Trending News

Blog Post

Padahal Baru Main, Jynxzi Kena Banned di League of Legends
League of Legends

Padahal Baru Main, Jynxzi Kena Banned di League of Legends 

Kabar mengejutkan datang dari streamer populer, Jynxzi. Di hari kedua dia mencoba masuk ke dunia League of Legends, akunnya mendadak terkena banned permanen oleh Riot Games. Padahal, dia baru saja memulai belajar League of Legends setelah di-coach langsung oleh sang legenda, Tyler1. Ada apa sebenarnya?

Jynxzi mengaku kalau dia membeli akun yang sudah level 30 supaya bisa langsung main mode Ranked. “Saya beli akun karena saya nggak mau main lawan bot selama 30 jam,” akunya jujur saat streaming. Sayangnya, membeli akun adalah pelanggaran berat terhadap Terms of Service (ToS) Riot Games yang bisa berujung banned tanpa ampun.

Banyak pemain setuju kalau proses untuk bisa main Ranked di League of Legends itu lama banget. Kamu harus main puluhan game dulu buat buka fitur tersebut. Inilah yang bikin banyak pemain baru (termasuk Jynxzi) tergoda buat beli akun instan. Tapi, aturan tetaplah aturan—nggak peduli seberapa terkenal kamu, sistem tetap bakal mendeteksi akun ilegal tersebut.

Komunitas sempat heboh karena akun X resmi League of Legends sempat mempromosikan klip Jynxzi, padahal akun yang dia pakai adalah hasil beli. Banyak fans protes: “Kenapa Riot mempromosikan streamer yang melanggar aturan, sementara pemain biasa langsung di-banned tanpa bantuan?” Isu standar ganda ini pun jadi perdebatan panas.

Nggak lama setelah kena banned, Riot Games lewat salah satu karyawannya, Drew Levin, langsung menghubungi Jynxzi. Alih-alih mengembalikan akun lamanya, Riot malah memberikan “Akun Creator” resmi. Akun ini sudah punya akses ke Ranked tanpa harus grinding dari nol lagi. Jynxzi pun girang bukan main saat tahu dia dapat akun resmi.

Jynxzi menyambut baik bantuan dari tim kreator Riot tersebut. “Tunggu, akun Iron! W Drew!” serunya di stream. Dengan akun resmi ini, Jynxzi nggak perlu takut kena banned lagi dan bisa melanjutkan misinya untuk keluar dari rank terendah, yaitu Iron, dengan cara yang legal dan didukung langsung oleh pengembang game.

Secara objektif, kasus ini menunjukkan kalau Riot sangat menjaga aturan beli akun, tapi mereka juga fleksibel kalau itu menyangkut promosi game lewat streamer besar. Sayangnya, fasilitas “Akun Creator” instan ini cuma buat mereka yang punya pengaruh besar. Buat kita pemain biasa, tetap disarankan buat leveling sendiri ya, supaya aman!

Banyak yang berharap kasus Jynxzi ini jadi masukan buat Riot Games supaya mempermudah pemain baru buat masuk ke mode kompetitif. Kalau prosesnya terlalu lama, pemain baru bakal terus tergoda buat beli akun ilegal. Menurut kalian, apakah Riot pilih kasih dalam kasus Jynxzi ini? Atau langkah mereka sudah tepat buat promosi game?

Related posts

Leave a Reply

Required fields are marked *